Non Performing Loan (NPL), Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

Penyusun: BramantyoDjohanputro & Ronny Kountur

Ket: Laporan Penelitian, Kerjasama antara GTZ dan Bank Indonesia.

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingginya NPL Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Indonesia. Dengan mengetahui faktor-faktor tersebut, perumusan ketentuan Bank Indonesia akan lebih efektif dalam mengarahkan BPR dalam menekan NPL yang saat ini cukup tinggi.

Penelitian ini mengklasifikasikan faktor-faktor penyebab NPL ke dalam tiga kategori, yaitu faktor internal BPR, faktor debitur, dan faktor eksternal selain debitur. Data terkait dengan faktor-faktor tersebut dikumpulkan dari tiga sumber, yaitu para pemeriksa Bank Indonesia, pengurus BPR, dan nasabah BPR.

Metode kuantitatif dan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Metode kuantitatif multiple regression dengan  dummy variables dan logistic regression.
Data diperoleh dengan menyebarkan  kuesioner kepada 223 BPR dan 917 nasabah sampel yang tersebar di 7 wilayah di Indonesia yaitu Jabotabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat.  Dummy variables digunakan untuk variabel-variabel kualitatif yang perlu diuji dan variabel tersebut dapat dikategorikan ke dalam nilai 1 dan 0.

Dalam analisis kuantitatif, terdapat dua model yang digunakan. Model pertama menggunakan NPL sebagai variabel dependen dan 30 variabel independen yang diturunkan dari kondisi internal BPR. Model kedua menggunakan tingkat kolektibilitas sebagai variabel dependen dan 32 variabel independen yang diturunkan dari kondisi debitur maupun kondisi eksternal selain debitur. Kedua model tersebut menghasilkan 12 variabel independen yang signifikan mempengaruhi NPL atau tingkat kolektibilitas kredit BPR dengan tingkat
signifikansi maksimum 10%.

Untuk mengkonfirmasi hasil analisa regresi dan mendapatkan variabel lain yang belum tercakup dan tidak diwakili melalui analisis secara kuantitatif, serta untuk mengkonfirmasi keterkaitan antar variabel tersebut, penelitian ini menggunakan metode  in-depth interview melalui focus group discussion dengan peserta para Pengawas BPR dari Bank Indonesia. Sampel penelitian dengan metode ini berasal dari 5 wilayah yang tersebar di Indonesia, yaitu Jabotabek, Bandung, Semarang, Medan, dan Palembang.

Berdasarkan kedua metode analisis tersebut ditemukan 12 penyebab terjadinya NPL Keduabelas variabel tersebut adalah sebagai berikut:

  • Integritas pemilik, pengurus dan pegawai BPR berupa intervensi yang bersumber pada tiga hal: ketidakjelasan prosedur, ketidakdisiplinan pencatatan, dan kurangnya perhatian dan pengawasan pemilik.
  • Kompetensi pemilik dan pengurus,  baik terhadap ketentuan Bank Indonesia maupun dalam menjalankan proses bisnis BPR.
  • Pergantian direksi BPR yang dapat menyebabkan perpindahan nasabah dengan kolektibilitas yang lancar.
  • Kompetensi pegawai BPR dalam menerapkan prosedur, penerapan 5C, pengawasan dan penanganan kredit bermasalah, dan administrasi.
  • Pembayaran dengan pemotongan gaji dari tabungan, sekalipun efektif tetapi menimbulkan potensi penyimpangan.
  • Pembayaran kredit dengan jemputan dapat berdampak negatif.
  • Strategi pemasaran BPR yang masih lemah dan perlu mendapat perhatian.
  • Perlunya peningkatan penggunaan analisis pemberian kredit yang lebih baik dan konsisten.
  • Pengikatan agunan yang tidak hati-hati.
  • Tidak mempertimbangkan kondisi nasabah
  • Kerjasama pemberian kredit dengan pihak luar.
  • Sistem dan mekanisme pengawasan dan program recovery kredit.

Berdasarkan keduabelas sumber pemasalahan tersebut, rekomendasi yang dapat kami berikan kepada BI adalah sebagai berikut:

  1. Perlunya program sertifikasi dan pendidikan reguler baik untuk pengurus maupun karyawan BPR.
  2. Perlunya pembinaan dan pengawasan terhadap ketersediaan kelengkapan sistem dan prosedur di BPR.
  3. Perlunya pedoman mengenai agunan dan membantu ketersediaan lembaga fiducia atau sejenisnya.
  4. Perlunya penelitian lanjutan untuk menguji beberapa faktor yang diduga mempengaruhi NPL tidak termasuk dalam ruang lingkup penelitian ini, yaitu asal daerah, usia, dan lainnya.

About FORUM BPR
IT Bank Perkreditan Rakyat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: